Skip to content

Hawa datang bulan

October 18, 2016

Hawa tiba tiba muncul di tengah tulisan. Ia langsung marah-marah. “Kamu, kalian, tidak adil kepada kami,” katanya.

“Apanya yang tidak adil,” sahutku terkejut. Kemunculannya yang ujug-ujug seperti hantu dan tudingannya membuatku sedikit shock.

“Ini,” katanya sambil menunjuk sebaris frase di monitor. “Hawa nafsu,” katanya.

“Apanya yang salah?”

“Kamu tahu,” sahutnya dengan tatapan sinis. “Dengan menulis ‘hawa nafsu’ berarti kamu telah merendahkan perempuan.”

“Hah?” Sahutku takjub.

“Ya.” Jawabnya. “Sebab, kalau ada hawa nafsu, seharusnya juga ada adam nafsu. Karena yang punya nafsu bukan cuma hawa!”

Aku tidak tahu harus menjawab apa. Pikiranku sibuk mengingat kapan terakhir kali ia datang bulan..

_DW_

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: