Skip to content

Ibadah Pakai TOA, Siapa Egois?

June 9, 2016


Seseorang mengeluhkan pengeras suara masjid yang menurutnya terlalu menggelegar. “Bising banget. Aku jadi nggak bisa belajar,” tulisnya di salah satu media sosial.

Dalam hitungan menit, belasan komentar bermunculan. Sebagian besar justru menghujatnya. “Kalau ga mau dengerin ceramah, ya udah pindah aja,” begitu isi salah satu komentar.

“Plis ya jangan egois. Banyak orang lain yang mendapat manfaat dari ceramah ini,” isi komentar lainnya. “Kamu harusnya bersyukur tinggal dekat masjid karena banyak berkahnya.”

Saya jadi teringat kisah nabi yang menyegerakan salatnya begitu mendengar tangisan bayi. Selesai salat, seorang sahabat bertanya, “Kenapa engkau mempercepat salat ya, Nabi?”

Nabi menjawab, “Sebelumnya saya ingin memperpanjang shalat namun tangisan bayi membuat saya khawatir salat ini akan memberatkan ibunya (si bayi).”

Dalam kisah lain Nabi juga pernah menunda wudhu demi memberi minum seekor kucing. Ia juga selalu melembutkan suaranya ketika salat malam agar tidak mengusik tidur istrinya.

Dari kisah-kisah ini saya belajar jika beribadah tak semestinya memberatkan, apalagi sampai merugikan, orang lain.

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut, dan dengan tidak mengeraskan suara..” (Al-A’raf:205)

_DW_

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: