Skip to content

Senandung Rindu

December 24, 2015

Syarafuddin Al Musawi sedang beribadah haji ketika dirinya diundang Sultan Harun Al Rasyid ke istana.

Ulama Iran itu pun memenuhi undangan tersebut. Ia membawakan Sultan satu kitab Al Quran bersampul kulit sebagai hadiah.

Harun Al Rasyid menerimanya dengan sukacita. Ia mencium kitab tersebut dan bermaksud meletakkannya di atas kepala.

Namun Syafaruddin mencegah. “Tunggu Sultan, kenapa anda mencium kulit kambing itu?”

“Saya tidak bermaksud mencium kulit ini,” jawab Sultan. “Saya bermaksud mencium kemuliaan Al Qur’an yang berada di baliknya.”

Syafaruddin tersenyum. “Kami orang-orang Iran juga tidak bermaksud menciumi makam nabi, kami bermaksud mencium tubuh suci yang bersemayam di dalamnya.”

Salam untukmu ya Nabi. Maulid ini tanda cinta dan senandung rindu kami untukmu.

_DW_

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: