Skip to content

Habis Susu, Tumbuhlah Cabe

October 10, 2014

IMG_4543-1Sepasang daun mungil itu akhirnya mekar juga. Usianya baru 7 hari, batangnya masih rapuh, namun ia hidup. Bahagia sekali melihatnya. Benar kata orang, berkebun itu ternyata memang menyenangkan.

Apalagi, modalnya pun tak banyak. Hanya butuh biji-bijian, tanah, sedikit pupuk, dan pot. Bijinya bisa biji apa saja, tergantung selera. Saya memilih biji cabe, karena kebetulan punyanya itu.

Ini adalah biji cabe meksiko. Saya membelinya di Ace Hardware. Satu sachet harganya –kalau nggak salah–Rp 15 ribu. Cukup murah karena berisi puluhan biji cabe. Ada jaminan pasti tumbuh pula!

Tanah tinggal keduk sedikit dari halaman belakang lalu masukkan ke pot. Karena nggak punya pot, jadi kardus bekas susu uht pun jadi, hehe. Untuk menyemai saja tak apa, nanti kalo sudah besar tinggal dipindah ke pot beneran.

Proses menanamnya juga gampang. Tinggal masukin tanah ke dalam kardus susu uht yang atasnya telah dicoak, lalu tebarkan biji-biji cabe ke dalamnya. Setelah itu, sirami sedikit, lalu tutup.

Menurut kemasan, biji cabe akan tumbuh dalam 3-7 hari. So, tinggal menunggu sambil disiram setiap pagi. Dan benar saja, 4 hari kemudian mulai tumbuh tunas dan persis sepekan muncul sepasang daun.

Menurut petunjuk di sachet, cabe baru akan siap dipetik tiga bulan setelah ditanam. Cukup lama ya, tapi begitulah hidup: tak melulu menyediakan jalan pintas.

Berkebun tak hanya menyenangkan, tapi juga membuat kita menghargai setiap tahap kehidupan. Adalah kemewahan bisa menikmati setiap prosesnya yang lambat di tengah kehidupan kota yang bergerak begitu cepat.


_DW_

Baca Juga:
Tausiah Nasi Kuning
Gol-gol yang Membebaskan
Kado Tragis Buat Moyes
Susie Wolff, Setelah Dua Dekade
Kelas Baru Ducati
Bayi Alien Pencetak Rekor MotoGP
Surga Pajak Juara Dunia
Mimpi Dua Dekade Bosnia
Menu Baru Timnas U-19
Guru Sekolah di Sukses Arsenal
Singa Ompong di Kandang Emas
Menanti Tarian Neymar di Camp Nou
Jejak Fergie di Kamar Ganti Moyes
Kala Fergie Meracik Madu dan Roti
Kubus Ajaib Pemoles Dortmund
Skandal Gigi di Padang Golf
Kisah Blanco dari Negeri Tango
Sumbu Panjang KPSI-PSSI
Messi Terpilih dari Belakang Meja Kami
Tato di Bahu Leo

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: