Skip to content

Denyut Dapur

March 10, 2014

Orang bilang, jantung rumah ada di ruang tamu. Bagi saya, denyut rumah justru ada di dapur: tempat di mana kopi diseduh dan pisang digoreng🙂

Karena itu, dapur tak hanya harus ngebul, tapi juga harus enak dilihat. Syukur-syukur bisa nyaman. Lebih syukur lagi jika dapur bisa menghadirkan suasana tertentu.

Seperti dapur saya ini. Semula saya ingin menghadirkan suasana alami dengan membiarkan saja cat yang mulai mengelupas di dinding. 1

Sebab, seperti daun-daun yang berguguran, rontoknya cat dari dinding juga proses alamiah. Nuansa alami ini makin lengkap dengan air hujan yang kerap nyelonong ke dapur. Maklum, dapur saya semi outdoor. Selain tampias, juga bocor!

Sayangnya, istri saya tak setuju. Cat yang mengelupas, katanya, adalah pertanda harus dicat ulang. Daun-daun yang berguguran, toh, digantikan pucuk-pucuk baru. Begitu juga cat.

Jadi, kesimpulannya, harus dicat ulang. Inilah yang pekan lalu saya lakukan. Mulai dari mengerok cat lama, mengamplas, memilih warna, hingga mengecat ulang.

Proses paling berat adalah mengerok cat dan mengamplas. Sebelumnya, saya mengerok hanya dengan kape. Cukup melelahkan. Tapi, ternyata ada cairan khusus perontok cat.

Saya membelinya di toko matrial dekat rumah. Harga sekalengnya Rp 50 ribu –ternyata belakangan saya lihat di mitra 10 hanya Rp 30 ribu.

Paint romover ini bentuknya seperti gel. Tinggal dikuas ke cat yang akan dikerok, tunggu 10 menit, kemudian cat itu akan menggelembung. Tinggal kerok sedikit langsung luruh.2

Setelah itu tinggal memilih warna dan mengecat ulang. Ini proses paling menyenangkan. Saya mengecat lapisan pertama pukul 2 malam kemudian melapisinya lagi pukul 8 pagi.

Kenapa malam? Karena saya suka suasana heningnya.

Warna sudah berganti, dari kuning ke putih gading. Suana pun berubah. Dapur saya kini lebih cerah. Untuk menambah suasana, istri saya menambahkan poster-poster jadul.
3
Hasilnya, lumayanlah…

_DW_

BACA JUGA
Mewahnya Jendela Samping
Reinkarnasi Jengki
Rumah Surga yang Tak Sempurna
Beli Dulu, Bikin Kemudian

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: