Skip to content

Filosofi Kebun

October 8, 2013

IMG00111-20130930-0944Pohon tabebuya itu akhirnya tegak di taman belakang rumah. Batangnya yang langsing cocok ditaman di taman kami yang tak seberapa besar.

Daun-daunnya juga kecil, cukup rindang nantinya. Namun tak sampai rimbun sehingga kami masih bisa memandang langit dengan leluasa dari meja makan.

Pohon setinggi dua meter itu kami beli di Depok, pekan lalu. Harganya Rp 150 ribu. Istri saya memadukannya dengan pisang-pisangan dan tanaman rambat yang akan menutupi seluruh dinding.

Tukang kebun mewanti-wanti agar pohon-pohon itu disiram setiap hari. “Yang penting airnya cukup,” begitu pesannya. “Bisa disiram sebelum berangkat kerja atau setelah pulang.”

Saya bertanya pupuk yang tepat untuk tanaman-tanaman itu. Dia malah menjawab, “Nggak usah, disiram air aja. Pohon nggak neko-neko, mereka cuma butuh air dan sinar matahari untuk tumbuh.”

Jawaban yang aneh. Sebagai tukan kebun, dia semestinya paham, tanaman butuh lebih dari sekedar air dan sinar matahari. Mereka butuh dipupuk dan sesekali disemprot peptisida.

Tapi pagi ini, ketika menyirami pohon-pohon itu, saya perlahan ngeh jika tanaman sejatinya hanya membutuhkan air dan sinar matahari serta –tentu saja– tanah.

Pupuk dan peptisida bukan kebutuhan tanaman, tapi kebutuhan si penanam, agar tanamannya lebih subur, cepat berbuah atau berbunga. Itu ego si penanam.

Sebab di habitat alaminya, tanaman tak pernah diberi pupuk. Toh, mereka tetap tumbuh, berbunga, dan berbuah. Mungkin saya perlu mencoba filosofi tukang kebun itu, agar bertaman tak sekedar memetik buah dan menikmati bunga, tapi juga memanen kesabaran.

_DW_

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: