Skip to content

Ngangkang

January 2, 2013

rossiWalikota Lhokseumawe akan merilis aturan yang melarang wanita mengangkang saat naik sepeda motor. Katanya posisi ngangkang itu tak islami dan terlalu laki-laki.
Aturan aneh tapi segera menjadi nyata itu pun menuai kontroversi. Banyak yang mengerutkan dahi. Bukan karena mereka tak islami, tapi karena membonceng sepeda motor dengan posisi miring jelas berbahaya. “Persoalannya bukan islami atau tidak, tapi soal nyawa,” kata seorang teman. Lagi pula, kata teman tersebut, “kenapa wanita-wanita di jaman nabi tak duduk menyamping ketika menunggang onta?”
Nabi, setahu saya, memang tak pernah melarang wanita naik unta secara ngangkang. Jadi persoalannya jelas, ini bukan soal islami atau tidak, tapi soal otak si walikota yang terlanjur merespon negatif kata ngangkang.
Jangan-jangan dia pun akan melarang ayam-ayam potong yang dijual di pasar, karena ayam-ayam itu biasanya dijejer dalam posisi ngangkang. Kecuali jika itu ayam jantan…

_DW_

Baca Juga:
Embun dari Tibet
Tuhan dan Secangkir Kopi
Selamat Natal MUI
Tuhan Ada di Tengah
Kiamat Sudah Lewat
Kisah Sesat Para Penepuk Dada
Karena Tuhan Tak Membunuh
Antiklimaks Fatwa Zakat
Jalan Sunyi Para Santri

One Comment leave one →
  1. hotman sinaga permalink
    January 9, 2013 4:53 pm

    Wanita kok dilarang ngangkang, wanita itu sudah dari sononya harus kadang ngangkang, kasihan wanita, lagian kalau wanita tidak ngangkang apa jadinya, kalau yang bonceng bagaimana dia kan harus ngangkang, artinya walikota ini melarang wanita naik sepeda motor.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: