Skip to content

Ogah Duduk Bareng, Ya Mati Bareng..

December 14, 2012

Sikap FIFA terhadap kemelut sepak bola di negeri ini makin tak jelas. Hasil rapat Komite Eksekutif FIFA di Tokyo, Jepang, siang tadi, memutuskan perpanjangan waktu hingga Februari 2013 bagi PSSI untuk menyelesaikan konflik .

Ini menjadi perpanjangan waktu kedua yang diberikan FIFA kepada PSSI setelah Juni lalu. Saat itu induk sepak bola dunia meminta konfederasi sepak bola Asia (AFC) membentuk komite bersama untuk mendamaikan PSSI dan KPSI.

AFC memberi tenggat hingga 10 Desember. Namun hingga tenggat lewat, PSSI dan KPSI tak kunjung bersatu. Pertemuan-pertemuan komite bersama, yang terdiri dari perwakilan PSSI dan KPSI, selalu berakhir buntu. Jika dalam waktu 6 bulan itu mereka tak bisa disatukan, apalagi dalam satu setengah bulan ini.

Keputusan FIFA ini praktis hanya pengulangan dari putusan mereka Juni lalu, hanya memperpanjang sumbu ledakan, bukan memangkasnya. Padahal, tanpa sikap tegas FIFA, kekisruhan ini tak akan selesai. Perpanjangan waktu yang diberikan boleh jadi hanya membuang-buang waktu.

Saksi barangkali memang merugikan. Sponsor bakal kabur dan tim nasional tak bisa berlaga di Sea Games dan Pra Piala Asia. Tapi, setidaknya, dengan sanksi tersebut, pemerintah bisa bebas turun tangan membenahi kekisruhan yang semakin berlarut. Untuk menyembuhkan penyakit, seringkali kita harus menelan pil pahit.

Sehingga saran dari Pasoepati ini mungkin perlu dipertimbangkan: jika tak bisa duduk bareng, lebih baik mati bareng!

_DW_

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: