Skip to content

Gua Pindul, Pesona Terpendam Gunung Kidul

November 25, 2012

Rasanya seperti ditelan naga. Gelap dan lembab. Selarik cahaya yang tadi menerobos mulut gua tak lagi terlihat. Hanya sesekali terdengar kepak sayap kelelawar yang terbang entah di mana. Selebihnya hening. Aliran sungai pelan-pelan membawa ban dalam mobil yang menjadi perahu karet kami meluncur semakin dalam.

“Selamat datang di Gua Pindul,” suara Pak Jon, pemandu kami, memberi penjelasan. Pria tiga per empat baya itu sesekali menyorotkan lampu senter genggamnya. “Ada tiga zona di sini, zona terang, temaram dan gelap. Nah, kita sekarang ada di zona gelap.”

Saya memang tak bisa melihat apapun di sini. Bahkan jempol tangan di depan mata pun tak terlihat. Benar-benar gelap. Satu-satunya cahaya hanya dari sorot lampu senter Pak Jon. Panjang gua ini sekitar 350 meter. Di dalamnya mengalir sungai bawah tanah dengan kedalaman satu hingga belasan meter.

Stalagmit dan stalaktit tumbuh di sepanjang gua. Ada stalagmit yang jika disentuh, konon, bisa bikin cowok jadi perkasa. Ada juga stalaktit yang tetesan airnya dipercaya bisa bikin awet muda. Tuh, perkasa dan awet muda, kombinasi yang lengkap🙂

Pak Jon, pemandu kami, menunjukkan stalagmit lain yang mencuat dari permukaan sungai. “Dengar ya,” kata dia sambil menepuk batu sebesar hampir sepaha orang dewasa itu. Suaranya, ajaib, mirip gong. Seperti ada ruang kosong di dalam batu tersebut. “Yang ini namanya memang stalagmit gong,” katanya sambil nyengir.

Dua ratus meter setelah menelusuri gelapnya goa adalah waktunya bersenang-senang. Di zona ini langit dinding gua seperti robek sehingga cahaya matahari leluasa masuk. Di sini saya baru ngeh jika sungai yang sejak tadi kami susuri ternyata berwarna hijau kebiruan atau biru kehijauan.

Bagian gua ini menjadi favorit saya. Sebab, saya bisa memanjat dinding setinggi 2-4 meter, kemudian melompat: “Huuup…byaaar!” Hampir setengah jam saya melompat-berenang menikmati dingin dan beningnya air sungai. Pak Jon dengan setia menunggu dan istri dengan cekatan memotret.

Oya, Gua Pindul ini berlokasi di Bejiharjo, Wonosari, Gunung Kidul. Dari Yogyakarta, waktu tempuhnya sekitar 75 menit dengan sepeda motor. Rutenya Jogja Wonosari – Bukit Bintang – Bundaran Siyono belok kiri – Perempatan grogol belok kiri – masuk Desa Bejiharjo. Lewat Garmin XT, saya mencatat titik koordinatnya: S 07.55.763 E110.38.960.

Tiket masuknya murah meriah, hanya Rp 30 ribu per orang. Itu sudah termasuk jasa pemandu, pelampung, perahu dari ban dalam mobil, dan sepatu karet plus segelas wedang jahe. Selain penelusuran gua, juga ada paket lain, yakni menyusuri Sungai Oyo sepanjang 1,5 kilometer. Tapi untuk paket tambahan ini, harus nambah Rp 30 ribu lagi per orang.

Sungai ini jaraknya sekitar 1 kilometer dari gua. Kami harus berjalan kaki menuju ke sana, dengan pelampung masih melekat di badan. Saya tertawa sendiri saat meniti pematang sawah. Di tengah sawah kok pakai pelampung..hehe. Apalagi Pak Jon menenteng tiga ban dalam besar, perahu kami.

Sungai Oyo ternyata tak kalah cantik dari dinding gua. Berbagai bentuk batuan menghimpit sungai, di antaranya berupa relief-relief alami yang proses pembentukkannya, barangkali, butuh waktu puluhan tahun. Sayangnya, saat kami datang, air sungai sedang keruh karena hujan lebat beberapa hari sebelumnya. Di waktu terang, kata Pak Jon, air sungai biasanya biru atau hijau😦

Hampir 90 menit kami menyusuri sungai, kadang sambil bersantai di atas ban sembari menikmati birunya langit, kadang gak tahan untuk nyebur dan berenang sendiri. Sampai tak sadar, tim penjemput sudah menunggu di tepi sungai. Dengan diangkut pick up, perjalanan pun berakhir di tempat kami memulainya. Kapan-kapan pengin balik lagi, penasaran dengan hijau-birunya Sungai Oyo.

_DW_

One Comment leave one →
  1. November 26, 2012 8:38 am

    Eh tapi kok sepi ya? Padahal bagus kayaknya.🙂 Catet ah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: