Skip to content

Satu Buah Beribu Istilah

October 11, 2012

Pidato Presiden SBY jadi buah bibir di mana-mana.Orang-orang membicarakannya. Media-media menulisnya di halaman paling depan. Semuanya memuji. Tapi sebagus apapun pidato, tanpa aksi nyata, hanya jadi omong kosong ‘tok’. Karena itu saya lebih tertarik pada buah bibirnya. Kok bisa buah tumbuh di bibir?

Bisa saja. Karena di negeri ini buah memang bisa tumbuh di mana saja. Tadi pagi, saat membaca media otomotif, ada ulasan tentang dua mobil murah keluaran Toyota dan Daihatsu, Agya dan Ayla. Dua mobil kembar itu desainnya berasal dari buah pikiran orang Indonesia bernama Mark Widjaja. Hebat, kan, buah pun bisa tumbuh di pikiran.

Banyak lagi buah-buah lain yang tumbuh di tempat tak wajar, seperti buah dada, buah hati, buah tangan, buah betis dan –maaf– buah zakar. Seorang ustad juga sering membawa-bawa buah dalam ceramahnya: buah kesabaran, buah keimanan, buah keikhlasan, serta buah ketakwaan.

Bahkan buah juga masuk ke urusan reproduksi. Proses bertemunya sperma dengan sel telur di tuba fallopi disebut pembuahan. Bertahun-tahun kemudian, anak hasil pembuahan itu tumbuh menjadi bos di sebuah perusahaan, dia punya anak buah. Kesuksesannya itu tak lain dari buah kerja keras.

Buah memang ajaib. Di di dunia nyata, ia menyehatkan tubuh. Di dunia kata-kata, ia menjadi suplemen pembentuk istilah. Hanya ada satu buah yang tak seorang pun mengharapkan keberadannya: simalakama.

DW
ilustrasi

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: