Skip to content

Misi Baru Messi

October 11, 2012

Hidup Lionel Messi memang hampir tanpa jeda. Setelah melakoni duel maut El Clasico Senin dinihari lalu, pemain mungil namun lincah itu sudah harus menghadapi tantangan baru: melawan Uruguay dalam laga lanjutan Pra-Piala Dunia 2014 zona Conmebol di Stadion Malvinas, Mendoza, Argentina, Sabtu pagi nanti.

Bagi Messi, duel kontra Uruguay tak ubahnya seperti El Clasico. Maklum, perseteruan kedua tim telah berakar panjang. Bayangkan saja, ketika hampir semua negara di Eropa dihantui perang dunia II, Uruguay dan Argentina sudah saling gempur di final Piala Dunia 1930. Saat itu, Uruguay sukses menekuk Argentina 4-2.

“Terus terang, Uruguay selalu menjadi pilihan yang sulit buat kami,” kata Messi yang sejak tahun lalu menjadi kapten tim tango. “Mereka sudah mengenal permainan kami sejak lama.”

Saat ini Argentina menjadi pemuncak klasemen sementara pra Piala Dunia 2014 zona Conmebol dengan 14 poin dari 7 pertandingan. Sementara Uruguay berada di peringkat ke-4 dengan 12 poin. Praktis keduanya hanya terpaut tipis 2 poin. “Sekarang ini kami memang berada di nomor satu, tapi pada dasarnya kami semua masih bersaing ketat,” kata Messi.

Karena itu, Messi melanjutkan, timnya tak punya pilihan selain memaksa Uruguay pulang tanpa poin. Sebab kemenangan penting untuk mengamankan satu tiket menuju Brasil. Apalagi, setelah Uruguay, mereka harus menghadapi tim kuat lain: Cili. “Kekalahan akan membuat kami turun dari peringkat klasemen. Tapi sekarang kami berada dalam kondisi yang bagus.”

Messi pun diam-diam menyimpan misi baru: membawa Argentina ke partai puncak Piala Dunia. Ini untuk membungkam para tukang kritik yang kerap menyebutnya tak nasionalis. “Saya selalu senang bermain untuk Argentina,” katanya membela diri. “Saya siap memimpin rekan-rekan ke Piala Dunia 2014.”

Di Barcelona, Messi memang telah memberikan sederet penghargaan, mulai dari gelar La Liga, Liga Champions, Piala Raja, hingga Piala Super Eropa. Tapi untuk Argentina, sumbangannya masih minim. Ia “baru” menyumbangkan satu medali emas Olimpiade di Beijing, 2008 lalu.

Nah, jalan menuntaskan misi barunya itu kini terhampar mulus. Setidaknya, dari 7 laga yang dijalaninya sebagai kapten tim, ia sukses membawa Argentina meraih 6 kemenangan. Tak hanya itu, ia juga mencetak 10 gol dari 6 pertandingan secara beruntun. “Sekarang kami semakin mudah meraih kemenangan,” katanya.

Optimisme Messi boleh jadi sedang di puncak. Tapi pemain depan Uruguay, Luis Suarez, memastikan Argentina harus babak belur dulu sebelum bisa meraih kemenangan. Apalagi ia juga sudah mengantongi kelemahan Argentina: lini belakang. “Kelemahan lini belakang mereka harus dimanfaatkan,” katanya. “Dan lini depan kami sangat berpotensi menyakiti mereka.”

Tapi pemain Liverpool yang sedang dihujat lantaran aksi divingnya saat melawan Stoke City di Liga Premier Inggris ini juga mengingatkan rekan-rekannya, bahwa Argentina saat ini tak seperti Argentina yang mereka kalahkan di perempat-final Copa Amerika 2011 lalu. “Argentina banyak berkembang sejak kami bertemu mereka,” katanya.

ESPN | AFP | GOAL | DW
dicetak di koran tempo edisi 11/10/2012
sumber foto

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: