Skip to content

Prancis Sinis, Ibra Cuek

July 22, 2012

Bagi Menteri Keuangan Prancis, Jerome Cahuzac, Ibrahimovic adalah sosok yang tak punya perasaaan. Ketika sebagian besar orang di Eropa berusaha mengetatkan ikat pinggang akibat krisis ekonomi, Ibra justru merengek minta gaji 1 juta euro per bulan dari klub barunya, Paris Saint Germain (PSG).

“Ketika semua orang mengencangkan ikat pinggang, orang ini sangat tidak mengesankan dan sangat tidak layak (mendapat simpati). Olahraga seharusnya tidak seperti ini,” katanya seperti dikutip dari The Guardian.

Ibrahimovic resmi bergabung ke PSG pekan lalu. Tak ada pernyataan resmi dari klub barunya itu mengenai nilai transfer tersebut. Namun rumor yang beredar menyebutkan jika AC Milan menjual Ibrahimovic dan Thiago Silva sebesar 65 juta euro atau sekitar Rp 748 miliar.

Adapun mengenai gaji pemain nasional Swedia ini diperkirakan mencapai 14,5 juta euro atau sekitar Rp 168 miliar per tahun, setelah dipotong pajak. Angka fantasis ini membuat pemerintah Prancis, yang sedang mati-matian berjuang agar tidak berhutang akibat krisis ekonomi, berang.

“Saya rasa banyak orang bakal terkejut dengan pendapatan pemain yang Anda bicarakan,” kata juru bicara pemerintah Prancis, Najat Vallaud Belkacem.

Ia memastikan ketentuan pajak 75 persen bagi orang yang mempunyai penghasilan di atas 1 juta euro (Rp 11,5 miliar) per tahun, baik orang itu warga Prancis atau pendatang, akan diberlakukan ke Ibra.

Sikap sinis juga datang dari Menteri Olahraga Prancis Valerie Fourneyron. Saat ini, kata Valeria, waktu yang tepat untuk menertibkan klub-klub sepak bola yang menggaji pemain kelewat tinggi. “Saat ini defisit klub sepak bola di Eropa senilai 1,5 miliar euro (Rp 17,4 triliun). Ini harusnya bisa membuat kita berpikir,” katanya.

PSG memang berbasis di Paris, Prancis. Tapi akar mereka berada di Qatar. Dari negeri kaya minyak inilah suplai duit mereka dialirkan. Sehingga, meski Eropa dihantam krisis ekonomi, PSG tetap tegak.

Qatar Investment Authority, pemegang 100 persen saham PSG, musim lalu menggelontorkan duit Rp 1,2 triliun untuk belanja pemain. Angka ini membuat mereka menjadi klub terboros di dunia pada musim 2011/12.

Menjelang musim 2012/13, mereka telah merogoh hampir Rp 1 triliun. Duit itu untuk membeli Silva dan Ibra Rp 748 miliar dan Ezequiel Lavezzi dari Napoli seharga Rp 300 miliar.

Duit masih akan terus dibelanjakan karena mereka masih membidik sejumlah pemain top seperti Wayne Rooney dan Luiz Suarez. Presiden Qatar Sports Investment, Nasser Al-Khelaifi, bahkan sesumbar bakal terus menggerojokkan duit sampai 5 tahun ke depan.

“Kami akan berbelanja menurut hal yang normal bagi klub papan atas. Dalam lima atau enam tahun terakhir kami akan tetap demikian. Setelahnya barulah investasi akan dikurangi,” katanya.

Ibra sendiri tak ambil pusing dengan sikap sinis pemerintah Prancis. “Saya bahagia,” katanya. Namun ia memastikan kepindahannya ke PSG bukan semata karena duit. “Kini saya ingin membuat sejarah dan meraih kemenangan.”

THE GUARDIAN | REUTERS | GOAL | DW
dimuat di sini

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: