Skip to content

ASI Ilahi

January 18, 2012

Barusan liat berita di tivi: ada anak-anak kecil diculik untuk dijual. Keji banget. Para penculik itu bukan sekedar kriminil, tapi juga penjahat kemanusiaan. Apa yang lebih keji selain memisahkan anak dari kasih sayang ayah-bundanya?

Kekejian yang sama, dengan level yang lebih masif, terjadi juga hampir tiap hari di rumah sakit-rumah sakit bersalin. Bayi-bayi suci yang baru lahir ‘diculik’ dari ibunya untuk diberi susu formula. Ia dijauhkan dari asi: sumber kehidupan yang semestinya jadi menu pertama yang dicicipinya.

Iklan-iklan susu formula di televisi yang kita saksikan tiap hari, sejatinya juga lebih berbahaya dari iklan rokok. Kita mafhum bahaya nikotin, tapi barangkali tak menyadari ada sakazakii di susu formula.

Karena itu, jauh sebelum Cicely Williams menganjurkan pemberian asi di depan Rotary Club, Singapura, 1939 lalu, Tuhan telah menurunkan suratnya kepada Muhammad:

“Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan. Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya.

Janganlah seorang ibu menderita kesengsaraan karena anaknya dan seorang ayah karena anaknya, dan warispun berkewajiban demikian. Apabila keduanya ingin menyapih (sebelum dua tahun) dengan kerelaan keduanya dan permusyawaratan, maka tidak ada dosa atas keduanya.

Dan jika kamu ingin anakmu disusukan oleh orang lain, maka tidak ada dosa bagimu apabila kamu memberikan pembayaran menurut yang patut. Bertakwalah kamu kepada Allah dan ketahuilah bahwa Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.” (Al-Baqarah [2]: 233)

_dw_

3 Comments leave one →
  1. nu2nk permalink
    January 18, 2012 2:04 pm

    “Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma’ruf. Seseorang tidak dibebani melainkan menurut kadar kesanggupannya”

    Dalam era modern sekarang, boleh nggak tugas ibu adalah menyusui? dan ayah mengerjakan tugas lainnya. Karena menyusui itu tidaklah mudah. Untuk merangsang oksitosin, seorang ibu haruslah bahagia, senang. Untuk itu tugas ayah adalah membuat ibu tertawa🙂 Jadi keberhasilan menyusui sulit tanpa dukungan ayah
    *ketjup

  2. January 18, 2012 6:02 pm

    YUP

  3. nu2nk permalink
    January 19, 2012 1:18 pm

    Horeee… nanti tugas kamu ngerjain semua pekerjaan rumah tangga, mandiin bayi, ganti popok, ampe bersihin pup ya🙂.. tugas Ibu hanya menyusui hahaha

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: