Skip to content

Rekor Baru Putra Cendrawasih

November 21, 2011

Bumi Papua memang tak pernah kehabisan stok pemain sepak bola berbakat. Mereka selalu menyumbang pemain hebat dalam setiap generasi sepak bola negeri ini. Setelah habis era Rully Nere yang bersinar di era 80-an misalnya, kini giliran Patrich Wanggai dan Titus Bonai melanjutkan estafet anak-anak Papua di sepak bola.

“Banyak bakat-bakat bagus di Papua tapi kurang terpantau, mungkin karena jarang pencari bakat dari nasional datang kesana. Saya sendiri dipanggil timnas mungkin setelah mereka melihat penampilan saya bersama Persidafon,” kata Patrich Wanggai ketika ditemui seusai latihan di Hotel Sultan, Ahad kemarin.

Selain Rully Nere, bintang Papua lain yang bisa disebut yaitu Adolf Kabo, Ronny Wabia, Aples Tecuari, Eduard Ivakdalam, Alexander Pulalo, Erol Iba, Jack Komboy, Mauly Lessy, Elie Aiboy, Richardo Salampessy, dan Boaz Salossa.

Wanggai bersama Titus Bonai adalah mutiara baru dari Bumi Papua. Selain mereka ada nama Octavianus Maniani, Stevie Bonsapia, dan Lucas Mandowen. Kelimanya sukses mengantarkan Garuda Muda yang dibesut Pelatih Rahmad Darmawan ke partai final melawan Malaysia malam nanti.

Kedahsyatan Patrich Wanggai boleh disamakan dengan seniornya Boaz Salossa. Kecepatan, kelihaian mengontrol bola, serta insting mencetak golnya di atas rata-rata para pemain lain. Dibanding seniornya, Wanggai juga punya nilai plus: pemain Persidafon ini lebih disiplin.

Ketajaman dan insting tajam Wanggai terbukti dari 5 gol yang ia cetak selama Sea Games XXVI. Tak cuma mencetak gol, Wanggai -begitu Patrich biasa disapa- juga memecahkan rekor sebagai pencetak gol tercepat sepanjang sejarah pagelaran Sea Games dengan komposisi pemain U-23.

Wanggai mencetak gol di menit pertama saat Skuad Garuda melawan Singapura 11 November lalu. Gol Wanggai ini memecah rekor yang semula dipegang pemain Thailand Chaikamdee pada SEA Games 2003. Chaikamdee saat itu mencetak gol di menit kedua. Gol Wanggai ini juga dua menit lebih cepat dibanding gol yang dicetak Idlan Talaha dari Malaysia dan Sompong Soleb dari Thailannd.

Patrich sendiri rupanya tak ambil pusing dengan gol dan rekor yang telah diukirnya tersebut. Baginya yang terpenting saat ini adalah bermain maksimal agar bisa mempersembahkan emas untuk Indonesia malam nanti.

“Saya akan siap dengan apapun instruksi pelatih,” katanya. Wanggai tak lupa mengajak rekannya di Papua turut memberikan dukungan. “Untuk warga Nabire dan Papua, tetap bersemangat untuk mendukung Bangsa Indonesia meraih kemenangan.”

_dw_

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: