Skip to content

Ketika Harimau Malaya Ngumpet di Baracuda

November 18, 2011

Menjadi juara tak selamanya bisa menebar pesona. Begitulah yang dialami para pemain Malaysia. Usai menekuk Skuad Garuda Muda 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis 17 November 2011, para pemain Malaysia justru ‘ngumpet’ dibalik tebalnya kendaraan lapis baja.

Mereka diangkut dengan dua kendaraan lapis baja jenis baracuda. Dengan pengawalan ketat aparat, kendaraan yang hanya menyisakan sedikit jendela itu perlahan meringsek keluar Stadion yang masih dipadati penonton. Tak banyak penonton yang tau jika di dalam dua baracuda itu ‘bersembunyi’ Harimau Malaya.

Sejak hajatan Sea Games di gelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 7 November lalu, baru kali ini ada tim sepak bola yang diantar dengan ‘bus’ khusus. Biasanya para pemain datang ke stadion menggunakan bus yang hanya dikawal satu-dua Voorijder. Tapi Malaysia agaknya memang berbeda.

Para supporter Indonesia seperti memiliki kebencian terselubung terhadap Malaysia. Ini terlihat jelas saat lagu kebangsaan Malaysia diputar di awal pertandingan. Saat lagu itu diputar, para penonton justru berteriak semakin keras dan meniupkan terompet sehingga nyaris lagu ‘Negaraku’ tak terdengar.

Kebencian penonton terhadap tim Harimau Malaya ini adalah imbas dari kebijakan pemerintah Malaysia yang kerap mengklaim sejumlah pulau di perairan Indonesia sebagai milik mereka. Mereka juga beberapa kali mencoba ‘mengakui’ kebudayaan dan lagu-lagu tradisional Indonesia.

Evakuasi pemain Malaysia dengan baracuda ini sendiri bukan kali pertama. Pasukan negeri jiran ini pernah ‘disembunyikan’ di baracuda setelah mereka menang 2-1 dari timnas dalam laga final Piala AFF 2010 lalu. Saat itu, mereka bahkan terpaksa menunggu sekitar 90 menit di dalam stadion untuk memastikan jalan di sekitar Stadion Gelora Bung Karno telah sepi.

Perlakuan khusus untuk para pemain Malaysia ini tentu saja sah dan bahkan perlu. Kita tak ingin ada perbuatan anarkis dari para penonton yang bisa mencoret wajah bangsa. Hanya saja, agak ironis jika sang juara -yang semestinya melambaikan tangan ke penonton atau merayakan sedikit selebrasi- terpaksa ngumpet di balik tebalnya baja baracuda.

_dw_

http://www.tempointeraktif.com/hg/seagames_terkini/2011/11/17/brk,20111117-367169,id.html

 

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: