Skip to content

Jeep Pak Menteri

October 30, 2011

Jeep itu meraung-raung meminta jalan. Dibelakangnya mengekor sedan toyota crown bernomor belakang RFS. Mobil pejabat. Mungkin setingkat menteri. Mobil-mobil lain pun terpaksa minggir. Siapakah yang duduk dibangku belakang sedan itu? Tak jelas. Jendelanya kelewat gelap. Kalau angkot-angkot dilarang menggunakan kaca film yang yang terlalu gelap, aturan serupa harusnya juga berlaku untuk sedan para pejabat. Biar jelas siapa yang tak tahu malu mengemis-ngemis minta jalan itu.

Kalau merujuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 43 Tahun 1993, hanya ada 7 pemakai jalan yang harus mendapat prioritas, yakni Mobil pemadam kebakaran, ambulan yang lagi membawa orang sakit, kendaraan penolong korban kecelakaan lalu-litas, kepala negara atau tamu negara, iring-iringa jenazah, konvoi pengendara orang cacat, serta kendaraan yang mengangkut barang-barang khusus. Menteri, anggota DPR, apalagi gubernur dan bupati, gak masuh hitungan.

So, kalau ada mobil menteri yang maksa minta jalan, itu berarti si menteri tak tahu malu. Tapi jangan juga ngotot tak mau minggir. Bisa runyam urusannya nanti. Anggap saja sedan RFS yang lewat itu ambulan yang lagi bawa orang sakit atau menganggap iring-iringan jenazah juga boleh🙂 Jangan lupa, iring-iringan mobil menteri ini pernah makan korban.

_dw_

No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: