Skip to content

Ada Mahdi di Pertengahan Syaban

July 16, 2011

Nisfu Syaban bukan kata yang asing di telinga kita. Karena setiap tahun di pertengahan bulan Syaban, orang-orang berduyun ke musola untuk baca Yasin. Ada yang cukup sekali, ada pula yang belum puas kalau belum tiga kali lewatin ayat ‘kun fayakun’. Sebab, konon, membaca Yasin di malam pertengahan Syaban bakal dapet kemuliaan di akhirat nanti.

Dan Imam Mahdi tentu juga bukan sosok asing. Kalau situ orang Jawa, tentu pernah denger nama Ratu Adil. Ratu Adil ini bukan lain dan tidak bukan adalah sebutan untuk Imam Mahdi. Selain Ratu Adil, orang Jawa juga sering mengaliaskan Imam Mahdi sebagai Satrio Piningit. Tapi benar atau nggak sebutan itu merujuk ke Imam Mahdi, silahkan tanya langsung ke Ki Ronggowarsito😛

Lalu apa hubungannya Nisfu Syaban dengan Imam Mahdi? Ini yang banyak orang tak tahu. Kalau nanti saya memberi tahu tolong jangan dianggap saya sombong. Cukup anggap saja saya lebih tahusedikit dari sampeyan. Sedikit saja, tapi lebih tahu.🙂

Kembali ke Nisfu Syaban dan Imam Mahdi. Yang membuat pertengahan Syaban ini menjadi mulia, salah satunya dan terutama, karena di pertengahan Syaban inilah lahir Sang Mahdi! Ia lahir 15 Sya’ban 255 Hijriah di Samirra, sebuah kota di Irak, ketika Bani Abbasyiah mencengkram kota itu.

Sekarang kita berada di tahun 1432 Hijriah. Artinya Imam Mahdi lahir 1177 tahun yang lalu! Dan anehnya, hingga kini, masih banyak orang yang menanti kedatangannya. Dengan usia 1177 tahun, apakah beliau masih hidup? Dan terutama sekali: apakah ini tidak aneh?

Kalau barometer keanehan adalah logika, maka otak saya yang kadang tumpul dan sering tajam ini menolak keanehan tersebut. Kata orang science: itu gak logis! Tapi anehnya, orang yang mendewakan logika, juga tak punya semua penjelasan tentang fenomena-fenomena aneh.

Lantas apakah kalau yang tak terjelaskan oleh logika, yang tak terjangkau alam pikir, harus dianggap tak eksis? Fenomena Segitiga Bermuda itu satu contoh hal aneh di bumi. Banyak teori tentang keanehan disana, tapi belum satupun ada kejelasan pasti mengenai keanehan tersebut.

Jadi yang aneh tak melulu berarti tak eksis. Bagi saya, usia panjang Sang Mahdi memang aneh, tapi entah bagaimana saya bisa menerima keberadaannya. Mungkin ini takhayul, mungkin juga ini karena jiwa kanak-kanak saya yang selalu memimpikan tampilnya sang superhero yang meninju semua bandit di dunia ini.

kepercayaan yang aneh memang. Tapi setidaknya dengan cerita akan munculnya Imam Mahdi membasmi angkara murka, saya punya harapan. Dan malam ini, di pertengahan Syaban, saya berdoa semoga Tuhan menyudahi segala keanehan ini dengan segera memunculkannya.

Amin


		
No comments yet

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: