Skip to content

namamu adalah hujan

June 13, 2011

seperti rumput-rumput yang basah disiram gerimis pagi ini, hati kita pun membutuhkan hujan agar tak kering tandus. namamu: itulah hujan, itulah gerimis, itulah silir angin basah yang pagi ini memupuri hatiku dengan kerinduan sekaligus selimut bagi kegelisahan. tanpa itu segala yang ada di hati akan mati lalu orang-orang -seperti paulo coelho- akan menunjuknya sambil bergumam sedih,  “di dalam tubuh ini pernah hidup seorang manusia.”

..yang menunggu di telaga kautsar, jika menyebut – mendengar namamu begitu menentramkan hati, entah bagaimana saat melihatmu nanti. terimalah airmata ini, tanda kerinduan kami..

Saturday, February 13, 2010 at 9:26am

-dw-

 

 

One Comment leave one →
  1. nu2nk permalink
    June 14, 2011 10:43 am

    Hmm cuma inget aja, setelah berhujan-hujan ada kenangan indah🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: